Berikut Syarat Untuk Mengajukan KPA Agar di Acc

Berikut Syarat Untuk Mengajukan KPA Agar di Acc

Mengajukan kredit kepemilikan apartemen (KPA) tak semudah mengajukan kredit cicilan motor. Ada hal yang harus lebih ditimbang, baik oleh calon kreditur atau dari sisi bank dan pengelola sepeti http://serponggreenview.com. Sebagai gambaran, bagi seseorang yang ingin memiliki apartemen namun punya dana yang terbatas, bank bisa menjadi satu fasilitator. Karenanya, setiap bank punya kebijakan sendiri mengenai syarat yang harus dienuhi.

Calon kreditur apartemen harus paham bahwa semua syarat mutlak dibuat oleh bank bersangkutan. Yang jelas, KPA bisa menjadi satu solusi konkrit bagi seseorang yang ingin punya apartemen. KPA memang diselenggarakan bank dan memiliki syarat dan jangka waktu tertentu berdasar kekuatan finansial calon kreditur. Agar KPA bisa segera disetujui, ada syarat yang harus segera dipenuhi.

Syarat mengajukan KPA

Sebelum KPA bisa disetujui, pihak bank biasanya akan meminta dokumen data diri sebagai kelengkapan administrasi. Berbagai hal ini diperlukan untuk verifikasi terkait data kepemilikan apartemen jika nantinya disetujui. Tak hanya data diri, beberapa bukti pendukung juga perlu disiapkan seperti bukti penghasilan. Bukti seperti ini diperlukan bank agar tahu nominal pendapatan bulanan sehingga bisa menutup angsuran.

  1. Penduduk asli negara Indonesia atau WNI.
  2. Harus sudah punya keluarga, atau sudah berumur minimal 21 tahun.
  3. Memiliki pekerjaan tetap, atau memiliki usaha yang berjalan minimal satu satun.
  4. Menyerahkan kelengkapan dokumen:
    • Salinan KTP, KK, juga surat nikah atau cerai.
    • Foto diri paling baru, atau foto dengan pasangan jika sudah menikah.
    • Salinan bukti penghasilan atau slip gaji terbaru.
    • Mengisi formulir pengajuan KPA.
    • Salinan rekening dari tabungan.
    • Salinan surat keterangan karyawan tetap.
    • Salinan akta perusahaan bagi wiraswasta.
    • Salinan izin usaha dan neraca keuangan tiga bulan akhir untuk kalangan professional.
    • Salinan SHM dan IMB.

Biaya yang harus dipenuhi

Selain menyerahkan dokumen yang berkaitan dengan data diri dan keluarga, calon kreditur juga harus membayar sejumlah biaya sebagai syarat. Biaya yang harus dibayarkan bersifat administratif, dan wajib dipenuhi. Yang harus diingat kembali, tiap bank punya besaran berbeda tentang biaya yang harus dibayar. Ada baiknya cari perbandingan dulu sebelum mengajukan aplikasi KPA.

  1. Biaya administrasi surat menyurat, mulai Rp. 250.000 hingga Rp. 500.000.
  2. Biaya survey untuk calon kreditur, mulai Rp. 300.000 hingga Rp. 750.000.
  3. Biaya provisi untuk bank sebesar 0,5% hingga 1% dari total biaya kredit.
  4. Biaya asuransi tiap bulan 1% hingga 2% dari total biaya kredit.
  5. Bagi pembeli juga dikenai pajak sebesar 5% dari total nilai transaksi.
  6. Bagi penjual akan dikenai pajak sebesar 5% dari total nilai transaksi.

Akan lebih baik jika persyaratan tersebut sudah dikumpulkan sedari awal agar proses pengajuan tidak berbelit-belit. Mengambil KPA tidak sebentar, bahkan durasinya bisa sampai 10 tahun. Jika tidak ingin merasa terbebani membayar angsuran selama satu dekade, kondisi finansial harus dibuat sekondusif mungkin. Dengan demikian, KPA bisa dilunasi sekaligus mencegah munculnya kredit macet.