Menghitung Biaya Hidup Tinggal di Apartemen

Menghitung Biaya Hidup Tinggal di Apartemen

Ada banyak hal yang harus dipikirkan ketika memutuskan untuk pindah ke apartemen, dan biaya hidup adalah salah satu yang penting. Bisa jadi, biaya hidup nanti akan lebih mahal daripada sewa apartemen jika tidak dipikir dengan benar. Ini bisa terjadi jika lokasi apartemen yang dipilih tidak begitu strategis. Akan lebih baik jika hitung-hitungan biaya hidup dimasukkan dalam pertimbangan awal.

Semua yang berkaitan dengan biaya harus diberi perhatian lebih. Apartemen adalah hunian yang berbeda, sehingga biaya yang dibutuhkan pun berbeda. Pastinya, hal ini akan punya imbas pada sisi pengeluaran, terlebih jika apartemen disewa. Belum lagi jika mendapati fakta bahwa apartemen termasuk premium, dan secara otomatis membuat apapun di sekitarnya menjadi lebih mahal.

  1. Biaya sewa

Menyewa apartemen tidak akan pernah murah, perbandingannya bahkan jauh dari sewa rumah. Jika memang apartemen yang dihuni bukan merupakan milik pribadi, maka biaya sewa harus jadi prioritas pertama. Selalu alokasikan uang untuk membayar sewa lebih dulu, baru kebutuhan lain. Lebih lanjut, jangan pernah memakai alokasi uang sewa untuk keperluan lain.

Di sisi lain jika apartemen masih dalam periode angsuran, sebaiknya prioritaskan dulu sejumlah uang untuk membayar. Jangan sampai terjadi kredit macet karena alokasi uang cicilan dipakai untuk hal lain. Jika hal ini sampai terjadi, ada kemungkinan kredit akan diputus.

  1. Biaya bulanan

Setelah menetapkan priotitas utama dalam alokasi keuangan, jangan lupa untuk membuat estimasi biaya yang diperlukan untuk tiap bulan. Memang, pada prakteknya biaya ini akan dipakai tiap hari. Namun agar memudahkan hitungan, tentukan alokasi biaya bulanan.

Yang dimaksud dengan biaya bulanan yaitu uang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perhari. Beberapa contoh mudah yaitu tagihan listrik, telepon, internet, air, dan kebersihan. Ini masih belum menghitung kebijakan pengelola apartemen jika ada biaya lain yang dibutuhkan.

  1. Biaya transportasi

Banyak orang melupakan biaya transportasi jika membuat estimasi. Tapi, sekali-kali coba kalkulasi biaya transport yang diperlukan, pasti jumlahnya tidak sedikit. Biaya transport akan bertambah bengkak jika apartemen yang dipilih ternyata tidak strategis. Lokasi apartemen entah sedikit atau banyak pasti berpengaruh pada biaya transport perbulan.

Saat membuat estimasi biaya bulanan, beberapa hal perlu dilakukan. Ketahui dulu jarak apartemen ke tempat lain, misalnya tempat kerja, sekolah, rumah sakit, dan lainnya. Dari sini akan terlihat berapa nominal kotor dari tiap aktivitas tersebut. Kalikan sejumlah hari ditambah biaya darurat lalu akan diketahui berapa biaya bulanan yang diperlukan.

  1. Biaya perawatan

Satu lagi yang harus dihitung jika ingin tinggal dalam sebuah apartemen, yaitu biaya perawatan. Biaya maintenance besarannya ditentukan oleh pengelola, dan biasanya dibayarkan tiap bulan. Untungnya, tak semua apartemen menerapkan hal ini. Akan lebih baik jika mencari informasi lebih dulu supaya bisa siap-siap jika ternyata ada.

Jika biaya perawatan dibebankan pada penghuni apartemen, otomatis pengeluaran tiap bulan juga bisa bertambah banyak. Tapi kebanyakan pengelola akan menanyakan dulu pada penghuni tentang masalah perawatan apartemen. Terlebih untuk penghuni yang punya kesibukan ekstra, ada baiknya menambah biaya perawatan dalam estimasi anggaran yang dibuat.